Posted in bahasa, Cerita Pendek, fiction, oneshoot, short story

Cerpen; Dalam Secangkir Kopi

‘Kenapa to Le[1], kok cemberut gitu?’ tanya wanita tua yang sibuk memetik biji kopi, sesekali beliau melirik cucu yang bersungut-sungut di sebelahnya.

Ndak apa-apa Nai Nai[2] cuman kesel aja,’ jawab si cucu, Bill, ia menarik ujung dahan kopi yang tinggi sehingga Nai Nai dengan mudah memetik biji-biji kopi yang sudah masak.

Lha ya itu, kesel kenapa? Apa kamu ndak suka bantuin Nai Nai?’ tanya Nai Nai lagi.

‘Bukan itu, aku ndak suka dengan keputusan Papa,’ jawab si cucu, sambil merengut.

Nai Nai tertawa mendengarnya, dilihatnya si cucu sekali lagi, ia sudah tumbuh menjadi pemuda tampan berusia 28 tahun, namun ia masih seperti anak kecil jika merajuk. Ditepuknya bahu Bill dan mengajak cucunya duduk di bawah kerindangan pohon kopi.

Baca Selengkapnya Dalam Secangkir Kopi

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Kompetisi Menulis Cerpen #MyCupOfStory Diselenggarakan oleh GIORDANO dan Nulisbuku.com

___________

[1] Panggilan untuk anak laki-laki (Jawa).

[2] Panggilan untuk Nenek dari pihak Ayah (Cina)

Advertisements

Author:

Author @StorialCo and AsianFanfiction. Founder Mr. Galaxy Fanfan House and CNBOICE, co Admin @Indonesianboice. Find my books The Stars | In Between | Through the Lens | Burning Melody at nulisbuku.com Find me @lanhudiee

2 thoughts on “Cerpen; Dalam Secangkir Kopi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s