Posted in bahasa, book, Daisy, fiction, novel

Novel; Daisy “Sesal”

Sesal

Hanya satu kata itu yang bisa menggambarkan perasaan Bi saat ini. mengapa ia memutuskan untuk pulang? Ah benar ia baru saja berpisah dengan—sekarang mantan—pacar lamanya dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan jika ia tetap tinggal di Geneva. Rumah pun telah dijual, jadi kenapa ia tidak pulang sejenak untuk mengistirahatkan isi kepalanya? Ah mengunjungi teman baiknya, El, yang baru membuka kafe dan toko kue impiannya merupakan salah satu agenda Bi, plus sepupunya Dee, akan menikah.

Hanya itu yang dipikirkan Bi ketika memutuskan untuk pulang. Siapa yang menyangka jika semuanya berbalik 180°? Tidak, ini terlalu buruk!

Perhatian Bi teralihkan ketika ponselnya berdering, El.

Yes?’ ia menghidupkan loudspeaker untuk menjawab teleponnya sementara ia melanjutkan berdandan.

‘Aku hanya ingin tahu keadaanmu dan, meski aku nggak suka ini, tapi aku nggak bisa nggak bertanya-tanya, kau baik-baik saja kan? Semuanya oke kan?’ tanya pria dari seberang.

Thank you El.’

Baca selengkapnya Sesal

Advertisements

Author:

Author @StorialCo and AsianFanfiction. Founder Mr. Galaxy Fanfan House and CNBOICE, co Admin @Indonesianboice. Find my books The Stars | In Between | Through the Lens | Burning Melody at nulisbuku.com Find me @lanhudiee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s