Posted in bahasa, Cerita Pendek, fiction

Cerpen; When the Rain is Dreaming

Hujan sedang duduk sendirian di depan jendela kamarnya, menatap langit pagi hari yang cerah tanpa perasaan. Ia sedang kesal. Kesal pada dirinya sendiri juga pada teman-temannya. Kenapa? Karena semua menentang keinginannya. Ugh, menyebalkan. Padahal apa sih yang salah dengan jatuh cinta? Tidak ada kan? Malahan ada pepatah yang bilang kalau cinta itu tidak pernah salah. Nah lho? Ketika Hujan mendongak, Mentari pagi tersenyum cerah, ia sedang bermain-main dengan Awan di atas sana. Melihat si Mentari begitu gembira, kekesalan Hujan makin menjadi-jadi, ia meloncat keluar jendela dan berlari keluar, meluapkan emosinya.

‘Oi! Hujan kau ini kenapa sih?! Kira-kira dong, sakit semua nih???’ Protes Pohon Oak dengan gusar karena tidak hanya daun-daunnya yang rontok akibat derasnya hujan bahkan rantingnya pun ikut patah. ‘Kalau marah jangan dilampiaskan ke orang lain dong,’

‘Maaf,’ Hujan nyengir dan perlahan meredakan amarahnya.

‘Pasti si Smiley lagi,’ tebak Pohon Oak.’

Baca selengkapnya When the Rain is Dreaming

Advertisements

Author:

Author @StorialCo and AsianFanfiction. Founder Mr. Galaxy Fanfan House and CNBOICE, co Admin @Indonesianboice. Find my books The Stars | In Between | Through the Lens | Burning Melody at nulisbuku.com Find me @lanhudiee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s